Selasa, 25 Juli 2023.
sakit. hehehe..
tidak dihargai dari segala sisi itu sangat sakit.
sering aku berpikir; "nanti Allah kasih kebahagiaan aku dalam bentuk apaya? kok cobaannya ga tanggung2 kesakitannya".
harus kemana aku berbagi perasaanku?
badanku baik2 aja, tapi rasanya selalu lelah.
keluarga, pasangan, teman?
hahahahahaha semuanya hanya keterangan, tanpa ada fisiknya.
setiap pulang kerja, kepengen banget pulang ke suatu tempat yang disebut "Rumah". tapi, rasa pilih kasihnya sangat terasa di dalam tempat ini. aku merasa hanya sebagai tameng untuk memenuhi kehidupan orang lain, tanpa diapresiasi. dan, dituntut dengan berbagai tekanan untuk menjadi anak yang berbakti. hahahahaha.
sudah kubilang ratusan kali, bahkan aku ga pernah minta dilahirin.
dipikir apa tidak sakit ketika selalu dibanding-bandingkan dengan pencapaian orang lain? sementara ketika kita merasa punya pencapaian, tapi tidak diapresiasi dan merasa bahwa pencapaian buat kita adalah bukan kebanggaan untuk orang-orang yang disebut "Rumah".
rasanya sampe detik ini pun aku juga tidak pernah berharap punya adik.
tapi kenapa aku dituntut untuk menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas kelangsungan hidup manusia yang dinamakan adik ini.
kalau kalian siap membuat anak, harusnya kalian pun siap untuk menanggung kehidupannya sampai dia bisa mandiri dengan sendirinya.
rasanya dulu ketika umurku segitu, aku udah dibantai habis2an dengan kehidupan.
hahahaha dan sekarang?
manusia yang disebut adik ini malah dimanja mati-mati an dengan alibi kedispilinan.
lalu, pasangan?
kadang aku bingung apasih yang dimaksud dengan hubungan tuh?
apa cuma aku yang merasakan kesepian?
rasanya ini perasaan bukan mainan deh. tapi aku membuatnya kesakitan cukup lama dan bertahun-tahun menahan luka.
gatau ujungnya bakal dimana dan gimana, tapi selalu berharap nanti ke depannya bisa bahagia.
kalau sekarang aja kesakitannya semakin terasa, apa mungkin nanti bisa berubah kedalam kebahagiaan?
padahal aku pun memahami bahwa mengharapkan pasangan kita berubah adalah hal yang sangat sia-sia.
sebenernya aku ini merindukan kenangannya atau orangnya?
hari makin hari, perasaanku selalu rasanya dianggap remeh dan gampang olehnya.
ketika aku ngambek dan ingin diperhatikan malah dipikir aku hanya sampah yang mengganggu kehidupan dan kesibukannya. i know they need you, but i need you too.
gapernah tau berhentinya akan sampe mana, dan ujung lelah ini kapan.
tapi, masih berusaha selalu berharap semua akan indah pada waktunya. meskipun dihajar habis-habisan oleh keadaan. tidak punya tempat untuk pulang dan hanya bisa mengeluh dalam diam.
aku hanya berdoa semoga aku selalu diberi kesehatan, ketenangan, kekuatan dan kecukupan oleh yang Maha Kuasa, supaya aku bisa melalui satu-satu rencanaNya dan menemukan hikmah dibalik semua garis keputusanNya.
Komentar
Posting Komentar