KOSONG
Kamis, 1 September 2021.
malam ini,
sendiri.
lagi,
dan lagi.
aku tidak tahu harus kemana,
arah ku hilang..
ekspektasi ku terlalu tinggi, dan sangat tinggi,
lalu aku hancur, lebur, dan bagai abu yang tersisa ketika semua telah terbakar.
apa se susah ini menjadi seorang dewasa?
apa harus ada banyak air mata dan luka yang dikorbankan?
hingga akupun kehilangan diriku sendiri.
hari demi hari.
waktu demi waktu.
semuanya perlahan pergi.
entah sahabat, teman, maupun seorang pria yang sangat aku cintai hingga detik ini.
mereka ada.
tapi seakan tidak ada.
dua tahun lebih, terhitung sejak Juli 2019.. aku merelakan pria yang amat aku sayangi untuk mengejar mimpi dan keinginannya.
sebisa mungkin aku mencoba ikhlas, dan menerima bahwa memang dia harus diberi "ruang" untuk kehidupannya sendiri. terkadang tanpa kabar, terkadang tanpa komunikasi..
jika boleh jujur, sebenarnya aku pun tidak bisa. tapi, aku terus mencoba untuk bisa. menutupi sakit yang aku rasakan, menutupi iri yang aku lihat dari pasangan lainnya ketika mereka bisa bersama tanpa ada jarak yang memisahkannya. aku pun ingin seperti itu.
....
ketika aku punya waktu dengannya, aku mencoba menekan ego ku semampunya, agar aku tidak bertengkar dan menuntut waktunya. aku tidak ingin bertengkar ketika bisa komunikasi di sehari saja dalam seminggu, aku pun sudah senang. karena memintanya untuk mengabari ku setiap hari juga mustahil untuk dilakukan. tapi tidak apa-apa, aku menerimanya. oleh karena itu, ketika kita bisa bertukar cerita, aku tidak ingin menyulut api, aku tidak ingin mengeluh bahwa sebenarnya aku lelah, dan aku butuh bahu nya. seolah-olah aku selalu bahagia. seolah-olah aku selalu baik2 saja, dan aku selalu tertawa dibalik layar hp ku. :') amat menyakitkan rasanya ketika aku menuliskan hal ini. tapi aku pun sudah tidak tahu harus bercerita kemana? selain kepada Tuhan, aku butuh mencurahkan semuanya pun harusnya kepada sahabat/temanku.
....
tapi, ternyata semuanya hilang satu per satu. sahabat, teman dan orang-orang yang biasanya aku bisa bersandar di bahu mereka ketika terluka, sekarang tidak bisa.
iyaa..
ini salahku.
aku terlalu menaruh kebahagiaan kepada orang lain.
aku menggantungkan ekspektasiku kepada mereka.
padahal jika mereka tidak ada, aku adalah satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan diriku sendiri di sela-sela kekosongan yang selalu aku rasakan.
....
ketika aku bisa mencapai apa yang aku inginkan, aku sangat bersyukur.. terimakasih Tuhan..
namun, mungkin memang aku yang terlalu berambisi.
dan Tuhan menyuruhku untuk "istirahat sebentar, christine.."
tidak semua hal bisa kamu dapatkan sekaligus.
dan, ketika kamu berlebihan dalam sesuatu, itupun tidak baik.
Tuhan seperti memberi isyarat hal tersebut di dalam hati ku.
....
ketika aku mencoba,
ternyata aku gagal.
dan gagal..
dan gagal lagi..
aku harus terima bahwa "tidak apa-apa, christine.. kamu sudah mencoba saja kamu sangat luar biasa.. kamu berani.. dan itu cukup hebat.. malah sangat hebat".
....
mungkin memang kamu terlalu sibuk untuk ingin menunjukkan dirimu, dan terlalu ingin menjelaskan siapa dirimu di depan banyak orang. padahal, sebenarnya hal itu tidak perlu, sungguh tidak perlu. aku tidak perlu menjelaskan siapa diriku. itu membuatku terluka. dan aku pun salah, karena terlalu memikirkan kebahagiaan orang lain. padahal, kebahagiaan mereka bukan tanggung jawabku. justru kebahagiaanku lah yang harusnya menjadi prioritasku. bukan malah aku menyakiti ku sendiri dengan cara - cara yang secara tidak langsung.
....
Terimakasih, Christine Emilia Hayati..
Terimakasih kamu sudah selalu kuat di tiap-tiap hari mu,
yang harus kamu jalani "SENDIRIAN"..
Terimakasih kamu sudah selalu berani,
Terimakasih kamu sudah menjadi orang sabar,
Terimakasih Christine kamu sudah banyak berkorban..
Kalau kamu mau istirahat, istirahatlah sebentar..
nanti kita sama-sama berjuang lagi kalau kamu capek.
Gapapa. It's okat. And, Totally okay.
kalau kamu ngerasa kosong, mari kira berdoa lagi Christine..
karena hanya Allah yang bisa menolong.
Kamu harus ingat;
"HIDUP BUKAN LOMBA LARI, CHRISTINE EMILIA!
SETIAP ORANG PUNYA WAKTUNYA MASING-MASING,
DAN SETIAP WAKTU PUNYA ORANGNYA MASING-MASING.
JANGAN LAGI MEMBANDINGKAN DIRIMU DENGAN ORANG LAIN.
JANGAN.!"
....
Semoga, setelah ini diriku bisa lebih bahagia,
bisa lebih ikhlas dengan semua yang telah ditakdirkan Allah..
semoga Allah pun memberi sesuatu yang indah dari apa yang aku harapkan,
dan lebih banyak dari apa yang aku inginkan,
serta lebih indah dari pada apa yang selama ini ku doakan.
AAMIIN.
....
Semangat, Christine!
Kamu bisa menjadi Orang. Pasti bisa!
Kamu pasti bisa kerja di perusahaan yang kamu inginkan.
Sesuai dengan apa yang kamu bayangkan selama ini.
Bisa. Pasti bisa, sesulit apapun caranya ada campur tangan Allah didalamnya.
....
Selamat bahagia, Christine Emilia..
Kamu Luar Biasa.
Komentar
Posting Komentar