Mengapa raganya harus kembali?

Apa yang sedang Tuhan rencanakan pada hidup hambanya yang lemah ini?
Bukankah engkau tahu ya-Allah bawa aku hanya bisa menangis menerima semuanya.
Rasaku hanya bisa mengeluh namun tak berujung jalan keluar akan keadaannya.

"Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf, makin jauh Yusuf darinya. Ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf untuknya."

Dia....lelaki yang tak pernah saya mengerti latar belakangnya.
Yang tak pernah bisa saya tebak semua perhatiannya.
Untuk apa?
Tujuan anda apa?

Dia...sempat memiliki seseorang yang mengisi hari-harinya dengan penuh warna dan cinta, bukankah engkau bahagia bersamanya?

Bolehkah saya menghujat anda "Jahat"?
Betapa tega-nya anda mengajak saya berdesak-desakan dengan masalah anda bersama gadis itu.
Siapa saya?
Kenapa harus saya?

Bukankah dulu saya pernah menaruh hati pada ANDA yang secara terus-terang tak pernah melirik sedikit saja apa yang saya rasakan.
"Yang bercanda tak selalu BERCANDA, dan yang serius tak selalu SERIUS."

Iyaaaa....saya sempat kecewa.
Tapi saya bisa apa?
Saya hanya bisa diam dan mencoba menerima,mengikhlaskan anda bersamanya.
Iyaaa...seperti itu terus seperti itu.

Raganya tiba-tiba kembali.
Mengucapkan selamat datang pada keadaan saya yang telah berdamai pada kondisi sesungguhnya.
Membuat nyaman...
Setiap malam...
Setiap saat...
Setiap ada saya dan dirinya.

Salahkah saya menerimanya yang jelas-jelas masih berstatus milik orang lain?

Asalkan anda tahu,
Betapa merasa bersalahnya saya mendekati anda,
Membangun kenyamanan fatamorgana,
Tanpa ada panas,tanpa ada hujan.

Awalnya, saya bertekad untuk tak lagi memikirkan semua keadaan palsu ini. Lambat laun, saya BISA lepas dari semua itu. Lalu, anda kembali. Membawa perhatian dan jutaan kenyamanan yang membuat saya lupa pada visi dan misi hidup ini. Saya terlalu terbuai dengan semuanya yang membantu saya terbang ke atas awan. Bantu saya turun sebelum saya jatuh dan merasakan sakit!!

Belum dalam hitungan minggu, anda telah menghempaskan harapan saya di antara jejeran tanah dan batu yang keras. Begitu sakit.....amat perih dan seakan-akan ini semua mimpi.

PERNAHKAH ANDA TAHU?
BAGAIMANA CEMASNYA SAYA MENUNGGU ANDA?
DAN ANDA?
Tak pernah memahami itu!

Setiap saat, setiap layar handphone saya menyala terang. Hanya satu yang saya inginkan; KAMU. Bagaimanapun dan apapun yang kamu jawab, meskipun itu hanya kata "IYA" sudah membuat saya tenang.

Sebegitu pentingnya anda untuk saya.
Amat berartinya anda untuk saya.
Tak membuat anda mengerti bahwa saya rela menunggu anda berjam-jam hanya demi kata "iya".

Hancurkan saya!
Biarkan saya lebih sakit dari sebelumnya.
Biarkan saya menangis.
Hempaskan saya lebih jauh, agar saya tak lagi kembali.
Ajari saya untuk mengerti betapa palsunya hidup ini jika memakai hati.

Sakit.....
Mengertikah anda?
Saya tak pernah menginginkan apa-apa!!!!
Katakannnnnnnnnn......
Katakannnnnnnnnn.....
Apapun yang menjadi masalah bagi anda tentang saya.
Saya tak butuh chat anda yang membuai.
Pandang mata saya dan katakan APA MAU ANDA????

Saya berhenti memperjuangkan anda.
Saya mundur.
Anda adalah pria yang terlalu berkasta tinggi bagi saya yang hanya seorang gadis biasa.

Selama anda tak bisa menjelaskan apa-apa pada saya.
Saya akan tetap terus berangan-angan tentang apa yang anda rasakan. Karena,saya tak mengerti.
Saya akan menghargai anda,
Jika anda menghargai saya sebagai apa yang perasaan anda rasakan.

Andaipun saya mengetahui apa yang anda rasakan,
saya akan berpura-pura tidak tahu.
Sampai anda sadar bahwa semua ini bukan permainan.
Ini perasaan bukan boneka!

"Buatlah permainan itu seindah mungkin, maka saya akan masuk kedalamnya sebagai partner anda yang akan membahagiakan anda jika anda baik pada saya dan akan mendoakan anda jika anda jahat pada saya."


Dari seseorang yang teramat mengagumi anda
namun, anda tak pernah mengertinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu abadi dalam tulisanku.

Kamu adalah Harapanku yang Akan Segera Hilang